Dasar Dasar Kependidikan (PGMI)
Kurikulum Pokok Dasar-Dasar Pendidikan PGMI mencakup Hakikat Manusia dan Pendidikan (definisi, martabat, potensi, serta hubungan kodrat manusia dengan kebutuhan pendidikan), Landasan Makro Pendidikan (filosofis, sosiologis, kultural, psikologis, dan yuridis nasional), Karakteristik Pendidikan Kekhasan Islam (dasar, fungsi, tujuan, dan integrasi sains-agama di MI), Sistem Pendidikan Nasional & Kelembagaan (struktur kurikulum, jalur pendidikan, dan regulasi madrasah), Komponen dan Dinamika Pembelajaran (guru, siswa, materi, metode, lingkungan, interaksi edukatif, serta evaluasi dasar), Aliran dan Pemikiran Pendidikan (aliran klasik-modern seperti Progresivisme dan Esensialisme, serta gagasan tokoh seperti Dewey, KH Ahmad Dahlan, dan KH Hasyim Asy'ari), dan diakhiri dengan Permasalahan dan Inovasi Pendidikan yang mengulas isu pemerataan, mutu, relevansi, hingga digitalisasi di tingkat sekolah dasar
Selamat pagi! Pertanyaan yang sangat menarik dan sangat relevan dengan tantangan pendidikan masa kini.Meskipun aliran progresivisme John Dewey lahir sebelum era komputer, konsep learning by doing tetap sangat kontekstual di dunia digital. Dewey tidak membatasi "melakukan" hanya pada aktivitas fisik, melainkan pada proses berpikir aktif, pemecahan masalah, dan interaksi dengan lingkungan. Di ruang virtual, "aksi" tersebut bertransformasi menjadi aktivitas digital yang bermakna.
Topik :Relevansi Progresivisme di Era Digital Selamat pagi Ibu Nida Adilah, S.Pd, M. Pd. Saya ingin memantik diskusi minggu ini. Setelah membaca materi dasar pendidikan, saya tertarik dengan aliran progresivisme John Dewey. Dewey menekankan learning by doing (belajar dengan melakukan). Pertanyaan saya, bagaimana kita menerapkan konsep klasik ini di era digital, di mana banyak pembelajaran terjadi secara virtual dan bukan lewat aksi fisik langsung? Terima kasih.
1 Ulasan
1 bulan yang lalu
Great
S2 Pendidikan Dasar

Hana Fadilah
Topik :Relevansi Progresivisme di Era Digital Selamat pagi Ibu Nida Adilah, S.Pd, M. Pd. Saya ingin memantik diskusi minggu ini. Setelah membaca materi dasar pendidikan, saya tertarik dengan aliran progresivisme John Dewey. Dewey menekankan learning by doing (belajar dengan melakukan). Pertanyaan saya, bagaimana kita menerapkan konsep klasik ini di era digital, di mana banyak pembelajaran terjadi secara virtual dan bukan lewat aksi fisik langsung? Terima kasih.